Cerita Penjual Hewan Kurban Dapat Pembeli yang Bayar Pakai Uang Receh Hasil Nabung Setahun

Perayaan Idul Adha merupakan momen besar bagi umat Islam.

Hari Raya yang ditandai dengan pemotongan hewan kurban berupa kambing, domba atau sapi itu memiliki simbol pengorbanan dan bentuk ketaatan dari seorang umat kepada sang pencipta.

Kisah pengorbanan ternyata pernah dijumpai Abu Husein, seorang penjual hewan kurban di Jalan Alhidayah, Kelurahan Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Saat dijumpai TribunJakarta.com, Kamis, (16/8/2018), Abu mengaku pernah menjumpai seorang pembeli kambing berusia tua, datang seorang diri dan ingin membeli kambing untuk berkurban.

“Saya agak lupa namanya, tapi saya inget ceritanya, bapak itu udah tua, bilang ke saya mau beli kambing bawa duit Rp 2 juta,” kata Abu kepada TribunJakarta.com

Dia mengaku sempat heran dengan pembeli tua itu, apalagi uang yang dibawa sebesar Rp 2 juta berupa uang receh.

“Dia bilang ke saya kalau duit itu hasil menabung selama setahun, dia niat mau berkurban waktu itu, ngumpulin duit dua ribuan, paling besar itu pecahan Rp 20 ribu paling,” kata Abu.

Abu sempat memberitahu ke pembeli itu, hewan kurban yang dijual paling murah seharga Rp 2,5 juta untuk tipe C. Sedangkan uang pembeli tua itu hanya Rp 2 juta.

“Tapi akhirnya saya inget, saya jualan kambing untuk ibadah, akhirnya saya terima saya pikir bapak itu sudah niat mau berkurban kumpulin duit setahun masa saya enggak terima,” ungkap Abu.

Melihat kesungguhan pembeli tua itu, akhirnya Abu bersedia menerima uang sebsar Rp 2 juta dan memberikan kambing pilihan sang pembeli.

“Saya sempet merinding denger pembeli tua itu ikhlas nabung setahun, dia niat buat berkurban, dari situ saya berpikir untuk bantu dan ikhlas,” jelas dia.

Abu sudah berjulan hewan kurban sejak tahun 1998, usaha itu merupakan usaha turun temurun yang diwariskan orang tuanya.

(Sumber : TribunJakarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *