Kata-Kata Menyesal dan Minta Maaf untuk Mencurahkan Rasa



Tidak semua orang bisa mengungkapkan apa yang dirasakan dengan mudah, apalagi rasa sesal dan bersalahnya. Kalau kamu termasuk salah satunya, gunakan saja kata-kata menyesal dan minta maaf dalam artikel ini sebagai referensi. Ada banyak kutipan yang mungkin bisa mewakili perasaanmu.

Sering kali kamu mungkin ingin mencurahkan rasa penyesalan tapi tidak bisa merangkai kata-kata yang tepat. Nah kebetulan sekali, pada artikel berikut kamu bisa mendapatkan kata-kata menyesal dan minta maaf yang dapat mewakili perasaanmu. Tak hanya melulu soal cinta, tapi tentang kehidupan pun ada.

Dalam menjalani hidup memang manusia tak akan pernah bisa lepas dari rasa sesal. Baik itu karena kesalahan yang telah dilakukan dengan sengaja maupun tidak, atau bisa juga tentang kesempatan yang terlewat begitu saja. Tapi dari hal-hal tersebutlah kamu dapat belajar untuk tak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa yang akan datang.

Yang paling penting adalah jangan terus menerus meratapinya dan kamu harus bisa bangkit dari keterpurukan. Penasaran apa saja kutipan tentang penyesalan dan minta maaf tersebut? Langsung saja baca selengkapnya di bawah ini, ya!

1. Tak Akan Mengulangi

Sesungguhnya di balik kata maaf, ada janji untuk menjadi lebih baik dan tak mengulangi kesalahan yang sama.

Kata maaf mungkin begitu mudah diucapkan tanpa kamu memahaminya. Maaf akan menjadi percuma jika kamu terus mengulangi dan tak belajar dari kesalahan yang sama.

Maka dari itu, apabila kamu memang meminta maaf kepada seseorang lakukanlah dengan setulus hati. Berjanjilah pada orang tersebut dan dirimu sendiri bahwa kamu tak akan mengulangi perbuatan yang sama, seperti apa yang tertulis dalam kutipan di atas. Jika tidak, maafmu tak akan ada artinya.

2. Menghantui Pikiran

Kata ‘seandainya’ dan ‘seharusnya telah’ akan terus menghantui pikiranmu. John O’ Callagh

Apa yang ada di benakmu ketika membaca kata-kata menyesal dan minta maaf di atas? Bisa jadi kamu teringat akan beberapa kejadian di masa lalu yang hingga sekarang masih terus membayangi langkahmu.

Kamu memang tak akan pernah bisa mengubah apa yang telah terjadi. Tapi, tidak sepatutnya hal tersebut terus menerus diratapi, apalagi hingga mengacaukan kehidupan yang sedang kamu jalani sekarang. Jadikanlah penyesalan itu sebagai pelajaran untukmu supaya tak melakukan kesalahan yang sama di masa mendatang.

3. Mesin Waktu

Aku berharap mesin waktu benar-benar ada. Supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku.

Kamu tentu pernah melihat film animasi Doraemon, kan? Sebuah robot kucing yang mempunyai berbagai macam alat ajaib, salah satunya adalah mesin waktu. Kira-kira apa yang akan kamu lakukan jika mesin waktu itu benar-benar ada?

Mungkin salah satu hal yang akan kamu lakukan adalah kembali ke masa lalu dan memperbaiki semuanya supaya tak ada penyesalan yang tertinggal. Pun kamu akan meminta maaf atas semua kesalahan yang membuatmu begitu tersiksa, tepat seperti kata-kata penyesalan diri ini.

4. Maafkan Aku

Ibu, maafkan aku yang sering bertutur kata tidak santun. Sesungguhnya tak terbayangkan olehku apabila hidup tanpamu.

Terenyuh hingga ingin menangis, mungkin itu adalah dua hal yang kamu rasakan saat membaca kata-kata menyesal dan minta maaf ini. Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak pernah bertengkar dengan orangtuanya. Entah terjadi karena masalah sepele atau perbedaan prinsip pasti saja kamu pasti pernah melakukannya.

Dari pertengkaran tersebut, kata-kata yang kamu lontarkan mungkin saja menyakiti hati mereka. Sebelum semuanya terlambat dan berakhir dengan penyesalan, segeralah memohon maaf. Karena kamu tidak akan pernah tahu akan sampai kapan bisa bersama dengan mereka.

5. Seandainya

Seandainya saja aku bisa lebih baik mengatakan pada orang-orang tentang perasaanku.

Kalau kamu bukan termasuk orang yang pandai untuk mengungkapkan perasaanmu kepada orang lain, mungkin kamu akan mengamini kata-kata menyesal dan minta maaf ini. Mungkin masih terekam jelas di otakmu berapa banyak kesempatan yang terlewatkan karena tidak segera menyatakan perasaan.

Hidupmu pun kini dibayangi oleh penyesalan yang memberatkan langkah. Memang tidak mudah untuk mengubah begitu saja karaktermu yang seperti itu. Setidaknya, cobalah untuk mengungkapkannya, supaya kamu tak terus menerus digerogoti penyesalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *