14 Jalan Tol Baru yang Jadi Prioritas Jokowi

Senin, 01 Jul 2019 03.54 WIB

Eduardo Simorangkir – detikFinance

ProgresTolKrian-Manyar.

Jakarta – Jalantol menjadi salah satu pembangunan yang paling masih dilakukan dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi hampir selama lima tahun terakhirini. Dalam targetnya, setidaknyaada 1.800 km jalanto lbaru yang ingin diselesaikan hingga akhir 2019 mendatang.

Proyek jalan tol ini juga mendapat karpet merah dengan dimasukkannya sejumlah ruas tol kedalam daftar proyek strategis nasional (PSN) yang diatur lewat Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.Setidaknya ada 65 ruas jalan tol yang masuk kedalam daftar PSN, meskipun belum semuanya digarap hingga saat ini.

Mengutip data BPJT, Senin (1/7/2019), hingga saat ini ada 57 ruas jalan tol yang sudah mendapatkan investor.Dari daftar tersebut, 10 di antaranya saat ini masih dalam tahap pengadaan lahan, dan sisanya ada yang sedang konstruksi, sebagianberoperasi dana dan juga yang sudah beroperasi penuh.

Selain dari 57 ruastol yang sudah mendapatkan investor tersebut, sedikitnya masih ada 14 jalantol lagi yang belum mendapatkan investor.Saat ini ke-14 ruas tersebut masih dalam tahap persiapan.


BPJT mencatat nilai investasi untuk ke-14 ruas tol tersebut sekitar Rp 244 triliun untuk total panjang yang dibangun mencapai 1.576,9 km. Ruas tol tersebut mayoritas tersebar di Pulau Sumatera, dan sisanya ada di PulauJawa.

Berikut daftar 14 ruastol PSN yang saat ini masih dalam status persiapan:
– Yogyakarta-Solo 40,49 km
– Semarang-Demak 25 km
– Yogyakarta-Bawen 104 km
– Palembang-TanjungApi-api 70 km
– BatuAmpar-MukaKuning-Bandara Hang Nadim 25 km
– Binjai-Langsa 110 km
– RantauPrapat-Kisaran 100 km
– Langsa-Lhokseumawe 135 km
– Lhokseumawe-Sigli 135 km
– Parapat-Sibolga 101,5 km
– Betung (SimpangSekayu)-Tempino-Jambi 191 km
– Jambi-Rengat 190 km
– Rengat-Pekanbaru 175 km
– Dumai-SimpangSigambal-RantauPrapat 175 km


Biayanya Rp 244 T

Nantinya ruas-ruas tol ini akan ditetapkan lokasi trasenya untuk kemudian bisa dilelang dan ditetapkan Badan Usaha JalanTol (BUJT) nya. Setelah dilakukan penandatanganan pengusahaan perjanjian jalan tol (PPJT), proyek bisa mulai di garap.

Biaya pembangunan untuk ke-14 ruas tol baru tersebut sekitar Rp 244,4triliun. Panjang jalan tol yang dibangun mencapai Rp 1.576 km.

Dana tersebut sebenarnya takmahal-mahal amat.Daftarproy ektol yang mayoritas berada di Sumatera membuat biaya pengadaan lahan menjadi lebih murah sehingga biaya bisa ditekan.

Perbandingannya bisa dilihat dari biaya pembangunan tol sepanjang 191 km untuk ruas Simpang Sekayu-Tempino-Jambi hanya sekitar Rp 21,32 triliun. Sedangkan ruas tol Yogyakarta-Solo yang panjangnya 40,49 km membutuhkan biaya hingga Rp 22,52 triliun.

Untukdiketahui, secara total ada 65 ruastol yang masuk dalam dafta rproyek strategis nasional (PSN).Ke-14 ruastol yang sedang dalam tahap persiapan ini mencakup 34% proyek tol yang belum mendaptkan investor.

Hingga saat ini tercata tada 10 ruas tol yang baru masuk kedalam tahap pengadaan lahan, 24 ruas  sedang dalam tahap konstruksi, 7 ruas beroperasi sebagian dan 10 ruas beroperasi penuh. (eds/ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *