Sekolah Islam Al Azhar Segera Berdiri di Summarecon Bandung

Agung Bakti Sarasa

Senin, 29 Juli 2019 – 09:52 WIB

Peresmian dimulainya pembangunan Sekolah Islam Al Azhar di kawasan kota terpadu Summarecon Bandung, Kamis (25/7/2019).
Istimewa

BANDUNG – Sekolah Islam Al Azhar segera berdiri di kawasan kota terpadu, Summarecon Bandung di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Hal itu ditandai dengan peresmian dimulainya pembangunan sekolah ternama tersebut, Kamis (25/7/2019).


Pembangunan fasilitas pendidikan pada kuartal ketiga 2019 ini merupakan wujud komitmen Summarecon Bandung sebagai anak perusahaan PT Summarecon Agung Tbk dalam  membangun sebuah kota terpadu lengkap dengan berbagaifasilitasnya, termasukfasilitaspendidikan.

Pembangunan Sekolah Islam Al AzharSummarecon Bandung merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Syiar Bangsa, sebuah lembaga yang dibentuk oleh Summarecon dengan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Azhar Indonesia. YPI Al Azhar Indonesia dipilih sebagai penyelenggara pendidikan karena reputasi dan kredibilitasnya sebagai institusi pendidikan berkualitas. 

Peresmian dimulainya pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung dihadiri Komisaris dan Direksi Summarecon bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Ketua Umum YPI Al Azhar Indonesia Sobirin, Ketua Yayasan Syiar Bangsa Warno J Wiliandi, Kapolres tabes Bandung Komisaris Besar Polisi Irman Sugema, dan Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Inf M Herry Subagyo.

Dalam kesempatan tersebut, President Director Summarecon, Adrianto P Adhi menyatakan, Summarecon member perhatian besar terhadap pendidikan, di antaranya dengan menyiapkan fasilitas pendidikan yang dikembangkan di kawasan Summarecon. 

” Pendirian dan pengelolaan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung ini merupakan wujud tanggung jawab social Summarecon dalam memberikan kontribusi yang bermanfaat kepada masyarakat melalui sector pendidikan,” kata Adrianto.

Selain pemenuhan tanggung jawab social Summarecon, pihaknya berharap, kehadiran Sekolah Islam Al Azhar di bagian timur Kota Bandung ini turut mendorong pertumbuhan pendidikan Islam di Kota Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia. 

Adrianto menerangkan, Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung akan dibangun di lahan seluas 12.676 meter persegi dengan luas bangunan 21.182 meter persegi dan terdiri dari tiga bangunan, yakni bangunan SD, SMP, SMA masing-masing enam lantai.

Sekolah ini pun dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti lapangan olahraga, perpustakaan, laboratorium, taman, hingga masjid. Pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung dilakukan dalam tiga tahap. 

Tahap pertama, lanjut Adrianto, akan dibangun gedung untuk SD dan SMP seluas 9.306 meter persegi yang di dalamnya terdapat 24 kelas, aula, kantin, dan utilitas lainnya seperti area parker mobil dan motor. 

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi pembangunan Sekolah Islam Al Azhar di kawasan kota terpadu Summarecon Bandung itu. Menurut dia, kehadiran sekolah tersebut menambah fasilitas pendidikan di Kota Bandung yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Bandung.

” Ini jadi satu bagian, menambah sarana pendidikan di Kota Bandung,” ujar Yana.

Menurut dia, Sekolah Islam Al Azhar yang telah berdiri di beberapa daerah seperti Bekasi memang memiliki kurikulum plus dibandingkan standar kurikulum pendidikan yang ada.

” Plusnya itu dari agamanya. Kehadiran sekolah ini pun membantu masyarakat untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang baik, khususnya masyarakat di kawasan timur Bandung, ” ujarnya.

Sementara itu, Executive Director Summarecon Bandung, Hindarko Hasan mengatakan, pembangunan fasilitas pendidikan, seperti Sekolah Islam Al Azhar merupakan suatu kebutuhan. Bukan hanya untuk warga Summarecon Bandung, namun juga untuk masyarakat di kawasan timur Bandung. 

” Pembangunan Sekolah Islam Al Azharini pun sebagai wujud komitmen Summarecon Bandung dalam membangun fasilitas pendidikan di kawasan kota terpadu. Kami menargetkan, pembangunan tahap pertama Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung rampung pada 2021 mendatang,” katanya.

Hindarko menambahkan, rancang bangun Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung mengambil berbagai elemen arsitektur alami dan bernuansa gabungan antara gaya tropis dan arsitektur Islami sesuai dengan perencanaan yang dibuat YPI Al Azhar.

Masih di tempat yang sama, Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah YPI Al Azhar Indonesia, Budiyono Dirjo suwarno mengatakan, pembangunan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung sangat diperlukan. Menurut dia, sekolah ini mempunyai visi pendidikan yang kuat tentang akhlak dan akidah dan sangat baik dalam ilmu pengetahuan dan teknologinya. 

” Dengan inovasi pembelajaran yang terbaik, maka minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya ke Al Azhar juga tinggi. Ini bukti bahwa Sekolah Islam Al Azhar sangat dibutuhkan, ” katanya.

Untuk diketahui, Sekolah Islam Al Azhar Summarecon pertama berdiri di kawasan Summarecon Bekasi pada tahun 2012 yang terdiri dari SD Islam Al Azhar 44, SMP Islam Al Azhar 31, dan SMA Islam Al Azhar 8 dan kini sudah memiliki 1.518 murid.

Pembangunan Sekolah Islam Al Azhar berlanjut di Summarecon Serpong pada tahun 2018 lalu yang terdiri dari SD Islam Al Azhar 61 dan SMP Islam Al Azhar 41 yang saat ini telah memiliki 330 murid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *