MENIPU TETAPI TERTIPU

Akademi Lita Harmoni

Jumat, 16 Agustus 2019 13:15

Mungkin seseorang bermaksud menipu orang orang beriman dengan  sholat di hadapan komunitas.Tetapi batinnya menghadap kepada hawa nafsunya.Semata mata ia lakukan itu agar “penyesuaian diri”  (atau lebih tepat kamuflease) nya mendapatkan tujuannya, dan dengan tetap “bergabung” ia mendapat keuntungan duniawi semata.

Padahal Allah SWT mengetahui isi hatinya. Pelaku  tidak bahagia dan bermakna  dengan pilihan semacam itu. 

Inilah ZHOOLIMUN LINAFSI, orang orang yang menzalimi diri sendiri.

Ia ingin menipu tetapi sebenarnya hanyalah menipu dirinya sendiri.

Sebaliknya mereka yang berloba lomba dalam kebaikan, orang orang beriman yang selaras batin dan lahir adalah orang orang yang berbahagia dan bermakna.Sebenar benar bahagia dan makna hidup (meaningfull of life) dengan amal sholeh atau karya dijalan-Nya.

Orang yang terakhir inilah  yang nantnyai akan bahagia saat berjumpa dengan-Nya.  Allah senang kepada  para hambaNya ini.

(Ngaji bersama Para Guru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *