PARA NABI DAN RASUL MA’SHUM SELAIN ITU PUNYA SISI POSITIF DAN NEGATIF

Selasa, 17 September 2019 09:36 WIB

Dari orang awam sampai para tokoh atau orang elite bukankah selalu ada sisi positif dan negatif ?
TIdak ada orang yang steril dari dosa. Hanya para Nabi dan Rasul yang mashum yang terpelihara melakukan hal hal yang tidak patut, karena mereka adalah model bagi kaumnya atau para pengikutnya.


Dikalangan sahabat nabi sendiri ada juga sisi positif dan negatifnya.
Seperti Salman Al Farisi yang pernah merendahkan Bilal bin Rabah karena warna kulitnya yang hitam. Dan Rasulullah SAW menunjukkan rasa tidak suka akan apa yang diperbuat sahabat yang merupakan orang Persia ini. Setelah itu kita tahu sahabat nabi itu berbenah dan tiada lagi mengulangi perbuatan buruknya.


Itu satu sisi, sisi yang lain kita juga mengetahui bahwa Salman juga punya sisi positif yang banyak dibanding keteledorannya tadi salah satunya dengan memberi saran kepada Rasullah SAW untuk membuat parit untuk membendung laju pasukan musuh.Dan dikenallah perang itu sebagai perang KHANDAK.
Terhadap para sahabat yang unik dengan amalnya masing masing itu Nabi membuat metafora yaitu “PARA BINTANG” :
“Bintang-bintang adalah penjaga bagi langit. Apabila bintang-bintang itu lenyap maka akan menimpa langit apa yang dijanjikan atasnya (kehancuran). Aku adalah penjaga bagi para Sahabatku. Apabila aku pergi maka akan menimpa mereka apa yang dijanjikan atas mereka.

Para Sahabatku juga menjadi penjaga bagi umatku. Apabila para Sahabatku telah pergi maka akan menimpa umatku apa yang dijanjikan atas mereka.” (HR. Muslim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *