Sumpah Pemuda : Pemkot Bandung Utamakan Pemberdayaan

Sejalan dengan visi Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menciptakan sumber daya yang unggul dan berdaya saing. Salah satunya adalah dengan mendorong potensi pemuda agar bisa berprestasi dan bertahan di era disrupsi ini.
Wali Kota Bandung Oded M. Danial menuturkan, upaya terpenting dalam menciptakan pemuda yang unggul itu adalah melalui pemberdayaan. Sebab, pemuda harus memiliki karakter yang inovatif, kreatif, dan produktif.
“Inovatif, kreatif, dan produktif. Itu namanya pemuda. Kuncinya, mereka harus dibekali pembinaan dan pelatihan. Dan yang paling penting adalah pemberdayaan,” tutur Oded di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (27/10/2019).
Hal inilah yang mendasari Oded untuk membentuk pusat-pusat aktivitas pemuda di berbagai wilayah. Oded ingin agar pemberdayaan pemuda tidak terfokus di pusat kota saja, tetapi harus berada sedekat mungkin dengan lingkungan tempat tinggal.
“Membangun co-working space, youth space, dan pusat-pusat kegiatan pemuda di kewilayahan itu bagian dari menjalankan prinsip desentralisasi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu Bandung Creative Hub saja. Makanya kita sebar agar tiap daerah punya pusat kegiatan pemuda,” beber Oded.
Saat ini, telah ada dua pusat aktivitas pemuda di kewilayahan, yaitu di eks wilayah Karees dan Bojonegara. Dalam waktu dekat, Gelanggang Generasi Muda (GGM) dan Youth Space di Taman Pramuka juga akan segera rampung. Belum lagi co-working space di wilayah Braga yang dibangun sendiri secara swadaya oleh masyarakat dengan bantuan CSR.
“Itu semua adalah proses. Ini baru tahun pertama, nanti kita akan kembangkan terus,” ujar Oded.
Pemberdayaan pemuda tidak sekadar menyediakan fasilitas infrastruktur. Beragam pelatihan dan aktivasi komunitas juga terus digalakan dengan melibatkan ratusan entitas kelompok anak muda di Kota Bandung. Oded bahkan mendukung pembentukan Bandung Economic Empowerment Center (BEEC) yang dilaksanakan pada Senin (28/10/2019) malam.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Eddy Marwoto mengungkapkan, BEEC merupakan wadah aktivitas yang digagas oleh komunitas anak muda di bidang ekonomi dan pemberdayaan pemuda. Wadah ini akan menjadi kanal baru untuk menggali dan mengembangkan potensi anak muda Kota Bandung.
“Itu bagian dari upaya penjaringan pemuda untuk bisa mandiri, menghasilkan uang, berkarya, berkiprah sesuai dengan potensinya masing-masing,” ujar Eddy.

KABAG HUMAS SETDA KOTA BANDUNG

SONY TEGUH PRASATYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *