Jajang Rohana Tinjau Lokasi Pasca Banjir di Kabupaten Bandung Barat

Banjir bandang menerjang sejumlah daerah di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (31/1/2019) hingga Rabu (1/1/2020). Sebanyak 150 rumah di Perumahan Cimareme Indah, Blok D RT 04/03, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), rusak diterjang banjir bandang. Hingga Rabu (1/1/2020), rumah mereka masih terendam lumpur, bahkan mereka harus mengeluarkan semua peralatan rumah tangga semisal lemari, kursi, dan alat elektronik yang lainnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari beserta rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Jabar melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasca banjir bandang di Cimareme tersebut. Rabu 8 Januari 2020.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Jajang Rohana mengatakan, dari hasil kunjungan ini diketahui ada beberapa penyebab banjir diantaranya curah hujan yang sangat ekstrim, ini diluar kemampuan kita yang menyebabkan debit air cukup besar dan saluran – saluran air tidak mampu menampung dengan baik sehingga berdampak luapan air atau banjir.

Infrastruktur drainase sudah tidak memadai dan dengan adanya alih fungsi lahan yang tidak terkendali serapan air berkurang maka jika hujan turun air tidak langsung bisa diserap tanah karena lahan serapan air berkurang sehingga air begitu turun hujan airnya langsung ke saluran saluran yang tidak sepadan atau dengan debit air yang masuk akhirnya menimbulkan banjir ke perkampungan.

Penyebab lainnya adalah kelalaian dari manusia juga termasuk dari pekerjaan yang menggagu saluran sehingga terjadinya luapan ini.

“Ini ada gorong-gorong di rel kereta api di bawah jembatan rel, dulu masih bisa menampung dan memyalurkan air, karena lahan untuk serapan air hujan masih banyak atau luas. Solusi yang paling tepat memperbesar gorong gorong atau memperbaikinya tetapi harus diperbaiki juga saluran air sebelumnya jangan sampai saluran diperbesar dan diperbaiki tetapi gorong gorongnya masih tetap seperti semula dan nanti pasti akan terjadi luapan kembali”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *