Dewan Dorong Pemberdayaan Komunitas dan Kelompok Berbasis Koperasi

Bandung, 24/1 – Saat ini komunitas dan kelompok menjadi tren bagi masyarakat untuk berkumpul mengekspresikan jatidirinya. Alangkah sayangnya jika tidak diberdayakan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dengan membentuk koperasi berbasis komunitas atau kelompok masyarakat. Hal tersebut diutarakan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Sari Sundari.

Lebih lanjut Sari Sundari menambahkan pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) untuk memfasilitasi pembentukan badan hukum koperasi bagi komunitas dan kelompok masyarakat seperti kelompok tani, kelompok nelayan, kelompok usaha kecil, pedagang pasar tradisional, ibu rumah tangga ditingkat RT/RW/Desa, pelajar, mahasiswa, Badan Usaha Milik Desa, buruh pabrik, pedagang kaki lima, supir angkutan, tukang ojeg, tukang becak serta memberikan pendampingan, pelatihan dan bantuan berupa bimbingan teknis dan akses permodalan kepada koperasi-koperasi tersebut.

“Penguatan data base komunitas, lembaga-lembaga kelompok masyarakat bidang KUKM dalam rangka peningkatan dan penguatan KUK perlu terus ditingkatkan”, imbuhnya.

Sari menambahkan, fasilitasi dan dukungan stimulus permodalan bagi masyarakat pelaku usaha bidang KUK sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Pemberdayaan dan pembinaan masyarakat pelaku usaha bidang KUK dengan inovasi sesuai tren perkembangan jaman harus segera dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *