Masukan Dewan Agar Koperasi Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bandung, 24/1 – Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Sari Sundari menegaskan bahwa tantangan baru koperasi di era Revolusi Industri 4.0 tak sekedar cara berbisnis di era digital, melainkan juga mengubah mindset dalam sistem tata kelola secara menyeluruh.

“Koperasi harus melakukan reformasi yang menyeluruh agar mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0”, imbuhnya.

Sari Sundari memberikan masukan kepada dinas terkait dan para pelaku KUK langkah pertama dengan cara memahami dinamika dan tantangan berbisnis di era Revolusi Industri 4.0, cara yang dilakukan diantaranya mengikuti seminar-seminar terkait tema tersebut atau mencari referensi dari para pakar di bidangnya dan mencari informasi di dunia maya. Setelah itu kembangkan strategi bisnis terbaru dengan kreatif dan inovatif.
“Kembangkan aplikasi-aplikasi berbasis online untuk peningkatkan kinerja usaha dan mempermudah pelayanan kepada anggota”, lanjutnya.

Kemudian dilanjutkan dengan program rebranding dan menampilkan citra baru bagi koperasi agar koperasi bisa masuk khususnya di kalangan generasi milenial. Selama ini koperasi masih dianggap jadul, saatnya membangun generasi baru bagi koperasi di era Revolusi Industri 4.0.

Khusus bagi dinas terkait Sari memberikan masukan agar melakukan pendataan dan analisis usaha kepada seluruh koperasi dan usaha kecil menengah di Jawa Barat. Membangun pusat pengembangan kewirausahaan Jawa Barat yang memfasilitasi tempat usaha calon-calon wirausaha kecil menengah yang potensial (melalui beauty contest) dan sebagai fasilitas konsultasi bisnis atau usaha bagi seluruh wirausahawan kecil menengah se-Jawa Barat dengan SDM konsultan dari kalangan profesional di bidang bisnis. ADV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *